IMPLEMENTASI MODEL PELATIHAN BERBASIS PRAKTIK REFLEKTIF DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU NON-BAHASA INGGRIS (PGSD)
Keywords:
Pengajaran Bahasa Inggris, Pengembangan profesional, guru non-bahasa inggrisAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru kelas non-Bahasa Inggris dalam memberikan pengajaran Bahasa Inggris di tingkat dasar. Inisiatif yang bertajuk “Implementasi Model Pelatihan Berbasis Praktik Reflektif Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Non-Bahasa Inggris (PGSD)” ini menanggapi meningkatnya permintaan akan pendidikan Bahasa Inggris yang efektif di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, di mana banyak guru tidak memiliki pelatihan khusus. Program ini mengintegrasikan komponen teoretis dan praktis, dengan menekankan pendekatan komunikatif dan berpusat pada peserta didik melalui lokakarya, dialog kolaboratif, pendampingan kelas, dan pembinaan individual. Dilaksanakan dalam empat sesi pada September dan Oktober 2025, kegiatan-kegiatan tersebut melibatkan guru Kelas IV–VI dalam praktik reflektif dan pembelajaran eksperiensial. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan profesional yang substansial, termasuk peningkatan manajemen kelas, penerapan teknik interaktif seperti Total Physical Response (TPR), Shared Reading, dan pembelajaran berbasis permainan, serta kepercayaan diri dan otonomi guru yang lebih besar. Program ini mendorong kolaborasi yang bermakna antara fasilitator universitas dan praktisi sekolah, menjembatani teori dan praktik. Disarankan agar inisiatif pendampingan serupa dilembagakan melalui pelatihan berkelanjutan, alokasi sumber daya, dan kemitraan universitas-sekolah yang berkelanjutan untuk memastikan pengembangan profesional berkelanjutan dalam pendidikan bahasa Inggris dasar.

